Pernikahan merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan manusia. Di dalam pernikahan terdapat berbagai tradisi dan simbolisme yang turun-temurun dari generasi ke generasi. Salah satu tradisi kuno yang sering dilakukan dalam pernikahan adalah sounding.
Sounding merupakan proses memukul benda logam, seperti gamelan, sebagai tanda dimulainya pernikahan. Proses sounding ini memiliki makna dan simbolisme yang dalam di baliknya. Menurut pakar budaya, Dr. Siti Nurul Hidayah, sounding dalam pernikahan memiliki makna untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan bagi pasangan pengantin.
“Proses sounding dalam pernikahan merupakan simbol perlindungan bagi pasangan pengantin dari segala hal buruk. Dengan memukul benda logam, diyakini akan mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan bagi pernikahan tersebut,” ujar Dr. Siti Nurul Hidayah.
Tradisi sounding juga diyakini memiliki simbolisme untuk menandai dimulainya perjalanan baru bagi pasangan pengantin. Dengan memukul benda logam, pasangan pengantin diharapkan dapat melewati segala rintangan dan kesulitan dalam kehidupan pernikahan mereka.
“Proses sounding dalam pernikahan bisa diibaratkan sebagai lonceng yang memberi tanda dimulainya perjalanan baru bagi pasangan pengantin. Dengan melewati proses sounding, diharapkan pasangan dapat bersatu dalam kebahagiaan dan kesuksesan,” tambah Dr. Siti Nurul Hidayah.
Meskipun sounding merupakan tradisi kuno, namun hingga kini masih banyak dilakukan dalam pernikahan di berbagai daerah di Indonesia. Proses sounding dianggap sebagai bagian penting dalam upacara pernikahan yang tidak boleh dilewatkan.
“Tradisi sounding memiliki nilai historis dan budaya yang sangat tinggi bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, proses ini masih tetap dilestarikan hingga saat ini sebagai bagian dari tradisi pernikahan yang kaya akan makna dan simbolisme,” ungkap Dr. Siti Nurul Hidayah.
Dengan begitu, sounding dalam pernikahan tidak hanya sekadar tradisi kuno, namun juga memiliki makna dan simbolisme yang mendalam di baliknya. Proses ini merupakan simbol perlindungan dan tanda dimulainya perjalanan baru bagi pasangan pengantin. Semoga tradisi sounding dalam pernikahan terus dapat dilestarikan dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam upacara pernikahan di Indonesia.